Tentang Rindu
Aku iri..
Pada jingga di ujung
langit sana
Yang datang saat senja
dan fajar silih berganti
Mengukir kenangan pada
setiap cerita
Sebanyak buih pada
deburan ombak
Sebanyak itu pula
bait-bait rindu yang tercipta
Aku ingin pulang...
Seperti jingga yang
kembali pada senja
Tapi...
Masih adakah sekeping
tempat
Yang bisa ku jadikan
sebagai tujuan?
Untuk melabuhkan rindu
yang teramat
Untuk meluluhlantahkan
perasaan yang membuncah
Untuk memuntahkan
genangan air
Yang terlalu lama di
pendam
Tak mengapa jika langkah
kakimu
Sudah tak mengiringi
jalanku
Tak bisakah aku
melangkahkan kakiku kesana?
Ke tempat dimana tubuhmu
terbaring
Karena semakin jauh aku
berlari
Semakin sadar pula aku
bahwa ternyata aku memang
Tak pernah bisa merdeka dari merindukanmu...
Tak pernah bisa merdeka dari merindukanmu...
