Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2011

WHY?

Saat   fajar mulai mucul dari gelapnya malam Semua orang tak kuasa menahan keindahannya Semua tersenyum menyambut hari baru Yang akan mereka jalani Saat hujan turun Walaupun mendung menghiasi bumi Suara petir memekakkan telinga Tapi anak-anak tertawa bahagia bersama air yang menetes Tetesan air yang membasahi bumi seperti mainan bagi mereka Mereka tidak pernah memikirkan penyakit yang akan datang Mereka hanya tertawa dan tersenyum bermain dengan hujan Saat hujan selesai dunia kembali indah dengan munculnya pelangi Semua orang kagum dan terpesona akan keindahan itu Tapi tidak denganku Ketika pagi datang aku tak bersemangat untuk menjalaninya Ketika hujan turun ketakutan mulai menjalar di tubuhku Dan hujan pun juga turun di wajahku Ketika pelangi muncul aku hanya bisa melihat Tanpa bisa merasakannya seperti yang orang lain rasakan. “WHAT’S WRONG WITH ME???” Itu yang selalu ku tanyakan dan aku pun tak t...

Sinopsis "ayah, mengapa aku berbeda?"

BAGIAN 1 Bila semua teman-temanku bernyanyi, aku hanya bisa terdiam. Aku tidak pernah tau harus bagaimana mengatakan pada dunia bertapa aku sangat ingin seperti mereka, bisa mendengar dan bernyanyi layaknya kehidupan normal. Sayangnya aku terlahir dengan keadaan tuli, lebih sadisnya terkadang mereka orang-orang yang tidak pernah mengerti perasaanku berkata kalau aku “ BUDEK” dan itu dituliskan di kertas untukkku tepat di meja belajarku di kelas. Tapi aku tidak pernah merasa ingin membalas semuanya, karena aku sadar inilah hidupku dan inilah takdirku. Dulu semasa kecil mungkin aku tidak pernah merasa beban ini begitu besar dalam hidupku, ketika menyadari aku beranjak remaja dan melihat aku berbeda diantara sahabat-sahabatku. Di depan mading sekolahku tertulis sebuah pengumuman pembentukan tim musik sekolah, aku ingin ikut dalam tim itu tapi sayangnya aku hanya bisa meratapi nasibku. Aku pun pulang untuk bertemu dengan ayah, aku terduduk dengan waja...

Kepada siapa?

Kepada siapa aku harus mengadu Tentang semua kisah yang selalu mendekap hidupku Kepada siapa aku harus menangis Tentang semua rasa sakit hati yang selalu membayangi malamku Kepada siapa aku harus pergi Meninggalkan semua hidup yang fana ini Apakah kepada KAU??? Kepada kau yang telah menganbil mutiara hidupku Kepada kau yang telah mengambil sahabatku Kepada kau yang telah membuat hati ini berlubang Semua itu mustahil Lebih baik aku terbang ke angkasa Agar tak pernah berjumpa denganmu Sekarang aku hanya butuh bahu seseorang Untuk menampung hujan yang membasahi pipiku Dan tak pernah ku tahu kapan ia kan berhenti….