Aku + Kamu = KITA
Sejenak aku berpikir, memoriku terbang melayang mengulang awal perjumpaan kita. Masih terlukis jelas dalam ingatanku wajah-wajah kalian. Ya kalian berkata bahwa cintalah yang menyatukan kita. Awalnya aku ragu, tapi setelah hari demi hari ku lewati aku mulai yakin dengan semua itu. Kita selalu jalan bersama. Melewati lengkungan indahnya pelangi, bergandengan tangan menerobos badai yang datang menghadang, sampai berpelukan erat saat deburan ombak menghantam dengan kerasnya. Walaupun siang berganti malam, matahari berganti bulan, tapi kita tak akan pernah berganti dan terganti. Indahnya padang rumput yang hijau tak bisa mengalahkan indahnya senyum dan tawa saat kita bersama. Manisnya semangkuk kecil kue pie dan secangkir coklat hangat tak bisa menggantikan manisnya hari-hari yang kita lewati. Bahkan lembutnya belaian angin tak bisa menggantikan keberadaan kalian di hatiku. Belakangan ini aku sering merasa sepi, muram, sedih, bahkan cahaya lilin yang hangat pun mulai terasa dingin ba...